Meramu rasa

Senja meredup, awan gelap turun memeluk lembayung

Ini bukan seperti biasanya, rintik hujan perlahan membersamai

Senja, pulang .

Senja , pulang .

Aku paham, senja pulang

Tapi, aku masih mematung dalam diam

meramu kata dalam rasa yang membuncah

Bahagia!

Tak terkatakan , aku bahagia

<>

Duduk berhadapan , meski hanya berdiam

Aku hafal betul ronamu ,senja

Melukiskanmu, melukiskanmu , membukukanmu

Aku Tau betul ronamu ,senja

Canvasku bercerita tentang itu

Tentangmu , meski tak lagi sama

7 Comments Add yours

  1. Dini Febianti says:

    Dan itu tak akan sama meski setiap hari bertemu dengannya.

    1. Unik Pratisi says:

      Yang sama itu kamu , waktu , Kita , Dan pembedanya adalah rasa .

      1. Dini Febianti says:

        Rasa… aku mau rasa soto aja, boleh? hihihi.

      2. Unik Pratisi says:

        Boleh , indomie kan maksutnya πŸ˜‚πŸ˜‚

      3. Dini Febianti says:

        aduuuh indomieee huaaa

    2. Unik Pratisi says:

      Terimakasih sudah mampir ❀️

      1. Dini Febianti says:

        Sama-sama. πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s