Hentakan kata

Cukup.

Kata maaf dipenghujung tangis yang belum juga reda

Belum juga Cukup

Kata maaf diantara sesak menghujam hati

Tak juga bisa

Kali ini aku Tak berdrama,

Tangisku meluap tanpa sepatah kata

Menahan sesak dan gejolak jiwa

Sadar akan lingkaranku

Sadar

Sadar akan tindakanku , sadar

Oh aku yang Tak pernah paham

Tak pernah mengerti ,

Meski berusaha setengah mati

Hentakan itu buat retak

Cukup rusak

Meski termaafkan , meski terjahit ulang

Tetap berbekas

Sudah aku maafkan sudah

tapi untuk lupa, entahlah

Seperti kata akhir yang Tak berkesudahan

Setiap hentakan mengiris

Setiap lontaran berbalas tangis

Taukah kau rasanya menahan tangis?

Sesak menghujam .

Jangan hanya dipikir dengan logika, coba rasakan sedikit saja

Sebelum goresan itu menjadi Luka yang menganga

Lalu kemudian, hilang tanpa sisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s