Rasa

Sebut saja dia ‘rasa’ dengan semua tawa dan deritanya

Sebut saja dia ‘rasa’ dengan isak dan celotehnya

Ah, sudahlah

Mengingatnya saja membuat detak melaju cepat , desir meninggi hingga hilang pandangan

Berlebihan , memang

Tapi itu nyatanya

Serpihan serpihan rindu terangkai jadi satu ,menyatu

Rangkaian rangkaian kata terangkai jadi satu, kalimat

Berpautan dalam terpejam , kemudian lenyap

Mau kau sebut apa ‘rasa’ yang seperti itu?

Mati rasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s